• Powered By

  • Blog Stats

    • 2,222 Visitors

Buku Sekolah Elektronik Gratis!!!

Terobosan Baru

Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan sebuah terobosan baru dari pemerintah, memberikan buku gratis untuk disebarluaskan via internet. Salah satu bentuk pendekatan dari e-Learning menurut saya. Mengapa saya bisa mengatakan demikian? Karena jenis ini dapat dikategorikan sebagai bentuk dari asychronous Learning, yaitu pembelajaran yang tidak dilakukan secara langsung ( dikuatkan dengan fasilitas baca secara online di web resmi BSE http://bse.depdiknas.go.id ). Dengan adanya buku sekolah elektronik ini, menurut saya, pemerintah telah melakukan pendekatan yang selangkah lebih maju di bidang ICT (Information and Communication Technology).

Membiasakan mencari dan menggunakan buku elektronik menyebabkan siswa-siswi bahkan orang tua berusaha menggunakan salah satu teknologi informasi, yaitu internet. Harapan kedepan, perbaiki infrastruktur yang ada di Indonesia seperti mengenai pemakaian fiber optic cable dapat segera direalisasikan, guna memberikan kemudahan bagi pelajar di Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru di Internet dengan harga penggunaan yang terjangkau untuk semua kalangan.

Selain itu, dari sisi yang lain adalah berkurangnya konsumsi penggunaan kertas sebagai bahan baku pembuatan buku paket. Secara tidak langsung berarti pemerintah dan masyarakat Indonesia ikut mendukung Kampanye paperless yang dikampanyekan teman-teman pemerhati lingkungan hidup seperti WWF (http://www.wwf.or.id) dan Greenpeace (http://www.greenpeace.org) ( termasuk saya di dalamnya ).

Harapan orang tua dan solusi yang diberikan oleh pemerintah tampaknya cukup baik. Pemberian harga maksimal untuk Buku Sekolah Elektronik ini apabila dicetak ( besarnya beragam tergantung tebalnya buku ), sangatlah baik dan sangat membantu orang tua. Sekadar informasi yang saya dapat dari saudara Andre Parvian selaku Project Manager PSB Online, dalam rapat dengan seluruh kepala sekolah yang ada di Surabaya Kadiknas Kodya Surabaya diberikan instruksi oleh Menteri Pendidik Nasional untuk memberikan harga maksimal Rp. 100 perlembar untuk Buku Sekolah Elektronik yang akan didistribusikan ke siswa-siswi ini. Solusi pemerintah ini menurut saya memberikan dampak yang luas, tidak hanya mempengaruhi dalam jangka waktu pendek saja tetapi dapat memberikan dan merubah paradigma masyarakat tentang sekolah “mahal”.

Beberapa slogan ini tampaknya cukup relevan untuk menggambarkan dampak yang akan terjadi :

“BSE bikin kantong ortu nggak kempis tiap ajaran baru”

“BSE, ramah lingkungan dan menyelamatkan hutan”

“BSE, praktis, ringan, aman”

Bagaimana menurut Anda?

Leave a Reply